Ikhtisar
Wastewater industri harus memenuhi standar discharge atau spesifikasi reuse sebelum meninggalkan batas plant. Pada operasi petrochemical, refinery, dan LNG, aliran efluen membawa padatan tersuspensi, hidrokarbon teremulsi, heavy metal, dan COD/BOD tinggi. Semua ini membutuhkan chemical treatment yang tepat sasaran sebelum polishing biologis atau discharge langsung. Kimia wastewater yang efektif mengurangi risiko kepatuhan, biaya pembuangan, dan liabilitas lingkungan.
Coagulants
Coagulant anorganik dan organik untuk netralisasi muatan dan destabilisasi padatan tersuspensi serta koloid pada aliran wastewater.
- PAC (Polyaluminium Chloride)
- Ferric Chloride
- Ferrous Sulphate
- Organic Coagulant (PolyDADMAC)
Flocculants
Polimer polyacrylamide berat molekul tinggi untuk bridging floc dan pengendapan sludge yang cepat pada tahap clarification dan dewatering.
- Anionic Polyacrylamide
- Cationic Polyacrylamide
- Non-ionic Polyacrylamide
pH Adjustment
Alkali dan asam untuk netralisasi dan koreksi pH guna memenuhi batas discharge dan mengoptimalkan performa coagulation.
- Lime (Calcium Hydroxide)
- Caustic Soda
- Sulphuric Acid
- Hydrochloric Acid
Heavy Metal Precipitants
Precipitant anorganik dan organik untuk penghilangan heavy metal terlarut (Cu, Zn, Ni, Cr, Pb) hingga di bawah batas discharge regulasi.
- Sodium Sulphide
- Organosulphide (TMT-15)
- Sodium Dimethyldithiocarbamate (DTC)
Decolourants
Decolourant polimerik dan berbasis besi untuk penghilangan sisa warna dari efluen tekstil, dye, dan manufaktur kimia.
- Polymeric Decolourant
- Ferric-based Decolourant
BOD/COD Treatment
Suplemen nutrien dan kultur biologis untuk mendukung dan meningkatkan performa biological treatment aerobik maupun anaerobik.
- Nutrient Supplements (Urea, DAP)
- Bio-augmentation Cultures