B40 bukan masalahnya. Penyumbatan filter yang tak terkendali itulah masalahnya.
Operator tug boat yang melayani industri tambang menghadapi penyumbatan filter bahan bakar yang cepat setelah beralih ke operasi blend biodiesel B40. Filter yang seharusnya melindungi mesin justru menjadi bottleneck berulang. Filter hanya bertahan 6 hari sebelum sludge yang berat memaksa penggantian.
Filter yang tersumbat bukan sekadar item maintenance. Ini adalah masalah ketersediaan kapal.
Pelanggan mengoperasikan armada tug boat besar yang mendukung logistik tambang. Dalam jenis layanan ini, keandalan mesin terkait langsung dengan ketersediaan kapal, jadwal towing, perencanaan kru, dan kepercayaan terhadap sistem bahan bakar.
Dengan bahan bakar B40, filter dipenuhi sludge gelap yang berat hanya dalam 6 hari. Setiap penggantian menimbulkan downtime, limbah consumable, intervensi manual di ruang mesin, dan risiko aliran bahan bakar tidak stabil jika kondisi filter memburuk saat beroperasi.
Tujuannya bukan hanya memperpanjang usia filter. Target sebenarnya adalah penanganan bahan bakar yang lebih bersih, jendela maintenance yang lebih dapat diprediksi, dan keyakinan yang lebih kuat bahwa tug boat dapat mempertahankan daya saat dibutuhkan.
Filter ini bercerita lebih jelas daripada angka laboratorium.
Ketidakstabilan bahan bakar cepat berubah menjadi biaya operasional.
Downtime bergeser dari terencana menjadi reaktif
Usia filter yang pendek memaksa intervensi lebih sering dan membuat ketersediaan kapal lebih sulit direncanakan di seluruh armada tug yang beroperasi.
Biaya limbah dan consumable meningkat
Sludge yang berat berarti lebih banyak pembuangan filter, lebih banyak penanganan limbah berminyak, dan konsumsi filter cadangan yang lebih tinggi.
Eksposur maintenance meningkat
Setiap penggantian filter tambahan menambah manhour di ruang mesin, penanganan manual, potensi tumpahan, dan eksposur keselamatan.
Performa daya bisa menjadi tidak konsisten
Filtrasi yang lebih bersih mendukung aliran bahan bakar yang lebih stabil, sehingga mengurangi risiko penurunan performa akibat restriksi selama operasi tug.
Stabilkan bahan bakar sebelum sludge mencapai filter.
Lamurindo menghadirkan program aditif bahan bakar biodiesel yang dirancang untuk operasi B40 di layanan marine. Tujuannya adalah mengendalikan pembentukan deposit, meningkatkan kebersihan bahan bakar, dan mencegah beban filter menjadi faktor pembatas dalam operasi kapal.
Alih-alih memperlakukan penggantian filter sebagai biaya normal dari B40, program ini menyasar langsung pola kegagalannya: akumulasi sludge gelap, usia filter yang pendek, dan gangguan maintenance yang sulit diprediksi.
Peningkatan ini diukur dalam hitungan hari, tetapi nilainya terasa di seluruh kapal.
Memperpanjang usia filter dari 6 hari menjadi 32 hari mengurangi frekuensi gangguan maintenance. Ini memberi pelanggan cara yang lebih bersih dan lebih dapat diprediksi untuk mengoperasikan B40 di layanan tug boat.
Keandalan B40 bergantung pada apa yang terjadi sebelum filter tersumbat.
Lamurindo membantu operator marine dan industri mendiagnosis penyumbatan filter, memilih strategi aditif yang tepat, dan memvalidasi perbaikan pada kondisi operasi nyata.